Autocilin
Commonwealth Life
Ingin menjadi member Avanzaxenia.org...!....klik disini..
Untuk Aktivasi User ID AXORG...! ....klik disini..
Pengen tau Kegiatan AXORG di tahun 2013 ini..?? ....klik disini..

Post Reply 
 
Thread Rating:
  • 0 Votes - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Geng motor beraksi di Jakarta
14-04-2012, 02:34 AM (This post was last modified: 14-04-2012 02:44 AM by i j a m.)
Post: #1
Exclamation Geng motor beraksi di Jakarta
Usai Aksi di 7-Eleven, 2 Oknum TNI Ditembak Saat Ribut di Jl Pramuka

Jakarta Oknum TNI AL yang diduga beraksi di 7-Eleven Salemba dan membakar motor di Jl Pramuka Raya, Jakarta Pusat, memicu emosi seorang pengendara. 2 Di antara oknum TNI AL tersebut ditembak.

"Jadi itu korbannya bukan geng motor. Korban yang tertembak itu pelaku perusakan di Salemba dan Jl Pramuka," ujar seorang sumber terpercaya detikcom, Jumat (13/4/2012).

Penembakan kedua oknum TNI AL ini terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Kedua anggota TNI AL tersebut bernama Pratu Apm Sugeng Riyadi, anggota lembaga farmasi TNI AL (Lafial) dan Prada Akbar Fidi Aldian dari Yonif Linud 503 Kostrad.

Sugeng mengalami luka pada bagian telinga kanan kena tembak, sementara Akbar mengalami luka pada bagian dada sebelah kanan karena kena tembak sampai tembus ke belakang.

"(Mereka) Tidak tewas," katanya.

Kapen Kostrad Letkol Albiner Sitompul membenarkan ada anggota TNI yang tertembak. Namun Albiner mengaku tidak mengetahui penyebab tertembaknya kedua anggota TNI tersebut.

"Anak buah ketembak memang ada. Lagi dikembangkan. Orangnya masih sakit. Tunggu dulu," jelasnya.

Sementara, Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S Radjab menelepon Panglima Komando Armada Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda (Laksda) TNI Didit Herdiawan dan Kepala Staf TNI AL Laksamana Soeparno untuk meredam kekerasan oleh geng motor yang diduga dari unsur TNI AL.

Sumber menyebut, aksi pada Jumat dinihari diikuti 200-an anggota TNI AL yang mencari anggota geng motor yang telah membunuh salah satu teman mereka, Kelasi Arifin.


Polisi Selidiki Yaris Putih yang Tembak 2 Anggota TNI di Jl Pramuka

Jakarta Di tengah peristiwa penyerangan geng motor di Jalan Pramuka, dua anggota TNI juga dikabarkan mengalami luka tembak di lokasi. Saat ini, keduanya masih dirawat di RSGS. Penembak yakni pengendara Toyota Yaris putih. Siapa mereka, polisi masih mendalami peristiwa itu.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui adanya informasi tersebut.

"Untuk itu kita dalami informasi tersebut. Kita belum temukan keberadaan yang bersangkutan," kata Rikwanto kepada detikcom di kantornya, Jakarta, Jumat (13/4/2012).

Rikwanto mengatakan, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan pihak TNI terkait informasi tersebut.

"Kita sedang melakukan komunikasi dengan TNI dengan reserse di lapangan," tuturnya.

Informasi dihimpun detikcom menyebutkan, peristiwa penembakan itu terjadi pada Jumat dini hari tadi sekitar pukul 02.30 WIB. Dua korban luka tembak yakni Pratu Apm Sugeng Riyadim anggota Lafial mengalami luka tembak. Korban lainnya yakni anggota Kostrad Divisi 2 Malang Prada Akbar Pidialdian, mengalami luka tembak pada dada sebelah kanan dan tembus ke punggung.

Korban ditembak oleh pelaku tidak dikenal yang menggunakan mobil Toyota Yaris. Pelaku mengeluarkan tembakan sebanyak dua kali saat konvoi gabungan oleh anggota TNI melintas di Jalan Raya Pramuka dini hari tadi.

Usai menembak korban, pelaku melarikan diri ke arah Rawasari kemudian masuk tol. Sementara kedua korban dibawa ke RSGS menggunakan taksi.

Sementara itu, Kadispen TNI AL Laksamana Untung Suropati saat dihubungi secara terpisah juga mengaku belum mengetahui adanya informasi tersebut. "Nanti saya cek dulu," kata Untung.


Polisi Selidiki Misteri Makna Pita Kuning di Baju Geng Motor


Jakarta Pita kuning disematkan di lengan baju gerombolan geng motor yang mengamuk di 7 lokasi di Jakarta. Polisi masih mendalami arti makna di balik pita kuning itu.

"Dari keterangan beberapa saksi di lapangan, ada yang menggunakan pita kuning sebagai tanda. Ini kita dalami lagi maksudnya apa dan maknanya apa," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada detikcom di kantornya, Jakarta, Jumat (13/4/2012).

Rikwanto belum bisa memastikan pita tersebut sebagai tanda yang mengacu pada identitas kelompok tertentu atau bukan.

"Kita dalami lagi melekatnya seperti apa. Apakah untuk memastikan ini ciri dari sebuah kelompok sebagai pengenal kelompok itu atau lainnya," paparnya.

Berdasarkan keterangan saksi, kata dia, tidak semua anggota geng motor itu mengenakan pita kuning di lengan baju bagian kiri.

"Ada beberapa yang pakai. Beberapa lainnya tidak pakai (pita kuning)," kata Rikwanto.

Geng motor pita kuning melakukan aksi sweeping di 7 lokasi di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Pusat dengan cara berkonvoi. Dalam aksi tersebut, seorang warga bernama Angi Dermawan akhirnya meninggal dunia setelah mengalami gegar otak. Sedangkan lainnya mengalami luka bacok.


Pengendara Yaris yang Tembak 2 Anggota TNI di Jl Pramuka Misterius!

Jakarta Suasana di Jl Pramuka Raya, Jakarta Timur, Jumat dinihari tadi, cukup panas. 200-an anggota TNI melakukan konvoi bermotor, beberapa di antaranya membuat keributan. Tiba-tiba tembakan pelor terdengar.

Timah panas itu dilontarkan oleh pengendara mobil Toyota Yaris. Dua anggota TNI terkena tembak. Siapa penembak itu?

"Masih misterius," jawab seorang sumber terpercaya detikcom, Jumat (13/4/2012).

Menurut sumber itu, gerombolan TNI itu melakukan kekerasan secara membabi buta sehingga menimbulkan korban. Di jalan ini, 3 motor dirusak dan 2 dibakar. Dua orang terluka yaitu Rendy Haryanto (20) dan Anggi Darmawan (19). Anggi akhirnya meninggal dunia setelah dirawat di RS Islam Cempaka Putih.

Kadispen TNI AL Laksamana Pertama Untung Suropati membenarkan adanya dua anggota TNI yang tertembak di Jalan Raya Pramuka dini hari tadi. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kasus tersebut ke aparat polisi.

Untung mengatakan, penembakan itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Disebutkan dia, dua korban luka tembak yakni Kelasi Sugeng Riyadi, anggota Lafial mengalami luka tembak pada telinga kanannya (sebelumnya ditulis tangan). Korban lainnya yakni anggota Yonif Linud 503 Kostrad Prada Akbar Fidi Aldian, mengalami luka tembak pada dada sebelah kanan dan tembus ke punggung.

Usai menembak korban, pengendara Yaris melarikan diri ke arah Rawasari kemudian masuk tol antara Tol Rawamangun dan Tol Rawasari. Sementara kedua korban dibawa ke RSPAD menggunakan taksi.

Sumber menyebut, kelompok bermotor itu sebelumnya terlibat aksi di 7-Eleven.


Ditembak Pengemudi Yaris, Prada Akbar Jalani Operasi di RSPAD


Jakarta Anggota Lafial, Prada Akbar Fidi Aldian mengalami luka tembak di dadanya saat geng motor melakukan aksi sweeping di Jalan Raya Pramuka, dini hari tadi. Ia kini menjalani operasi di RSPAD, Jakarta Pusat.

"Prada Akbar dipindah ke ruang operasi untuk menjalani operasi," kata Kadispen TNI AL Laksamana Untung Surapati saat dihubungi detikcom, Jumat (13/4/2012).

Sebelumnya, korban menjalaninperawatan di ruang ICU RSPAD. Korban dipindahkan ke ruang operasi pada pukul 09.30 WIB.

"Sementara Kelasi Sugeng Riyadi dievakuasi ke RSAL Mintohardjo," pungkasnya.

Untung mengatakan, penembakan itu terjadi pada Jumat dini hari tadi sekitar pukul 02.30 WIB. Disebutkan dia, dua korban luka tembak yakni Kelasi Sugeng Riyadi, anggota Lafial mengalami luka tembak pada telinga kanannya (sebelumnya ditulis tangan). Korban lainnya yakni anggota Yonif Linud 503 Kostrad Prada Akbar Fidi Aldian, mengalami luka tembak pada dada sebelah kanan dan tembus ke punggung.

Korban ditembak oleh pelaku tidak dikenal yang menggunakan mobil Toyota Yaris. Pelaku mengeluarkan tembakan sebanyak dua kali saat korban melintas di lokasi.


Anggota Komisi I: TNI Perlu Cek Dugaan Anggota Terlibat Kekerasan di Jakpus


Jakarta Identitas anggota geng motor berpita kuning yang melakukan pengrusakan di gerai 7-Eleven dan penganiayaan di Jalan Pramuka, Jakarta Pusat, belum diketahui. Ada dugaan pembuat onar dini hari tadi merupakan anggota TNI.

Anggota Komisi I DPR Helmy Fauzy mengatakan jajaran TNI harus melakukan pengecekan awal untuk memastikan ada tidaknya keterlibatan anak buahnya dalam aksi kekerasan. "TNI harus gelar penyelidikan awal, untuk memastikan apakah ada oknum yang terlibat, supaya ini clear," kata Helmy kepada detikcom, Jumat (13/4/2012).

Bila ditemukan indikasi keterlibatan anggotanya, maka TNI harus memberi sanksi tegas termasuk menyerahkan personelnya ke Polri untuk diproses secara hukum. "Harus ditindak tegas bila ada bukti anggota mereka terlibat," ujarnya.

Politikus PDI Perjuangan ini juga berharap Polri tidak ragu melakukan proses hukum terhadap anggota militer. Asalkan, Polri mengantongi bukti cukup terkait terlibatan anggota itu dalam aksi kekerasan.

"Polri jangan takut-takut sama milier, kalau punya bukti ada indikasi kuat bahwa oknum TNI terlibat, maka segera dilakukan proses hukum termasuk berkomunikasi dengan jajaran TNI," imbuhnya.

Aksi onar geng motor dini hari tadi terjadi di sejumlah lokasi di Jakarta. Selain merusak gerai 7-Eleven di Salemba Raya, kelompok geng motor juga melakukan penganiayaan terhadap dua orang yang mengakibatkan satu korban tewas.

"Saya prihatin ada kecenderungan menguatnya model kekerasan, bukan hanya kuantitas tapi kualitas. Jaminan keamanan harus diberikan untuk warga termasuk penerapan hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan," pungkasnya.


Ini Dia 7 Lokasi Jejak-jejak Keganasan Geng Motor Pita Kuning

Jakarta Aksi geng motor berpita kuning di Jakarta pada Jumat dinihari mengerikan. Korban keganasan gerombolan ini berjatuhan. Sadis!

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto mengatakan geng motor yang mengenakan pita kuning di bagian lengan ini melancarkan aksinya di kawasan Jakarta Utara dan Jakarta Pusat.

"Kejadian di Jakarta Utara dan Jakarta Pusat dini hari tadi masih satu rangkaian. Jadi mereka berangkat dari Jakarta Utara kemudin ke Jakarta Pusat," kata Rikwanto saat dihubungi detikcom, Jumat (13/4/2012).

1). Geng motor memulai aksinya di pintu gerbang PT DOK Bau bahari, Jalan Industri Pelabuhan, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada pukul 01.30 WIB.

Gerombolan berjumlah 50 orang lebih itu dengan tega menganiaya 2 orang warga, yakni Zaenal Arifin (32) dan Heri Susanto (33). Mereka juga merusak mobil Toyota Rush B 72 RM.

2). Geng motor lalu bergerak ke Polsek Tanjung Priok sekitar pukul 01.40 WIB.

3). Masih di kawasan Jakarta Utara, geng motor mengamuk di Pasar Warakas yang hanya berjarak sekitar 30 meter dari Polsek Tanjung Priok pukul 01.45 WIB.

Di Pasar Warakas ini, seorang remaja bernama Nachrowi (17) menjadi sasaran kelompok tersebut. Korban mengalami luka tusuk pada rusuk kanan dan kiri dan saat ini dirawat di RS Koja.

4). Tidak jauh dari lokasi, geng motor menyerang sekelompok remaja yang tengah berada di depan toko bingkai, Jalan Warakas Raya sekitar pukul 01.50 WIB. Korban bernama Ramdani (20) mengalami luka sobek di kepala dan tangan kiri. Ramdani kini dirawat di RS Sukmul.

5). Geng motor kemudian pergi meninggalkan kawasan Warakas dan menuju belakang Pos Volker, Tanjung Priok, pada pukul 02.00 WIB. Mereka menganiaya Tohirman bin Widodo (25). Tohirman mengalami luka pada mata kiri, dagu dan bibir robek sehingga mendapat 18 jahitan. Ia kini dirawat di RS Sukmul.

Geng motor selanjutnya konvoi meninggalkan kawasan Jakarta Utara. Mereka menuju kawasan Jakarta Pusat mencari mangsa.

6). Gerombolan sadis itu terus memakan korban. Mereka menyerang sekelompok remaja di minimarket 7-Eleven, Jalan Salemba Raya, Paseban, Jakpus, pada pukul 02.30 WIB. 2 Korban berjatuhan. Korban bernama Ade Kirmawan dan Robi mengalami luka bacok.

7). Beranjak dari lokasi itu, gerombolan itu kian membabi buta menyerang warga dan melakukan perusakan di Jalan Pramuka, Jakarta Pusat.

Di lokasi itulah, korban bernama Anggi Darmawan dan Hendi Haryanto mengalami luka. Geng motor juga membakar 2 motor dan tiga lainnya dirusak.


SUMBER 1
SUMBER 2
SUMBER 3
SUMBER 4
SUMBER 5
SUMBER 6
SUMBER 7
Find all posts by this user
Quote this message in a reply
17-04-2012, 08:40 AM
Post: #2
RE: Geng motor beraksi di Jakarta
klo TNI AL yang ngamuk terus hajar semua gang motor yang dah mulai ngawur, ane setuju2 aja...
tapi klo ngamuknya kebeblasan alias sapa aja yang lewat dihajar, sangat tidak wajar...

jadi intinya...pak polisi tertibin donk gang motor yang anarkis...
jangan dibiar2in dengan alasan keterbatasan personil...

[Image: 7DE1D225C9F93D399E212D1A565ECF54.png]
Find all posts by this user
Quote this message in a reply
17-04-2012, 03:12 PM
Post: #3
RE: Geng motor beraksi di Jakarta
(17-04-2012 08:40 AM)Arios Wrote:  klo TNI AL yang ngamuk terus hajar semua gang motor yang dah mulai ngawur, ane setuju2 aja...
tapi klo ngamuknya kebeblasan alias sapa aja yang lewat dihajar, sangat tidak wajar...

jadi intinya...pak polisi tertibin donk gang motor yang anarkis...
jangan dibiar2in dengan alasan keterbatasan personil...

Benar banget om..ane setuju jg sm pendapat om.. Gozkirpma

Kalau demo aja pak polisinya pada berani,tapi kalau masalah gang motor gini seperti ada udang di balik bakwan Tuh
Find all posts by this user
Quote this message in a reply
Post Reply 


Forum Jump:


User(s) browsing this thread: 1 Guest(s)